Dalam desain dan pemeliharaan truk tugas berat, peredam kejut, sebagai komponen penting dari sistem suspensi, memainkan peran penting dalam meningkatkan stabilitas, keselamatan, dan kenyamanan kendaraan. Baik di jalan...
Baca selengkapnya
GEREP adalah perusahaan profesional yang bergerak di bidang penelitian, pengembangan, produksi, dan penjualan sistem suspensi otomotif. Perusahaan ini mengintegrasikan produksi, penelitian dan pengembangan, serta penjualan, dan memiliki lebih dari 50 teknisi profesional, lebih dari 10 insinyur senior, dan lebih dari 20 inspektur kualitas. Produk-produknya banyak digunakan dalam sistem suspensi Volkswagen, Audi, Mercedes-Benz, BMW, Opel, Fiat, Peugeot, Renault, Toyota, Honda, Nissan, Mitsubishi, Hyundai, Kia, Daewoo, dan model lainnya.
Perusahaan ini telah mengimpor peralatan canggih dari Jerman dan saat ini memiliki pusat permesinan presisi tinggi sendiri, pusat R&D cetakan, pusat R&D produk baru, dan pusat pengujian. GEREP terus mengadopsi material dan desain baru untuk memastikan kinerja produk yang optimal dan masa pakai yang maksimal. GEREP telah menerima evaluasi kualitas yang sangat baik di pasar domestik dan internasional, dan produknya diekspor ke Eropa, Amerika, Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Australia.
Dalam desain dan pemeliharaan truk tugas berat, peredam kejut, sebagai komponen penting dari sistem suspensi, memainkan peran penting dalam meningkatkan stabilitas, keselamatan, dan kenyamanan kendaraan. Baik di jalan...
Baca selengkapnyaSalam sejahtera. ZHEJIANG GEREP AUTOMOTIVE PARTS MFG.CO., LTD., produsen peredam kejut terkemuka di Tiongkok, dengan bangga mengumumkan partisipasinya dalam Pameran Suku Cadang Mobil Arab Saudi 2026 mendatang di Ri...
Baca selengkapnyaPada mobil modern, sistem suspensi dan peredam kejut berperan penting dalam menjamin stabilitas dan kenyamanan kendaraan. Peredam kejut belakang khususnya tidak hanya secara langsung mempengaruhi kelancaran pengalaman...
Baca selengkapnyaApa perbedaan antara desain depan dan belakang peredam kejut off-road ? Apa perbedaan fungsi dan strukturnya?
Memang terdapat beberapa perbedaan pada desain peredam kejut off-road bagian depan dan belakang, yang terutama terlihat pada aspek berikut:
1. Perbedaan fungsional
Peredam kejut depan: Peredam kejut depan biasanya bertanggung jawab untuk menahan beban kemudi kendaraan dan dampak dinamis dari suspensi depan. Pada berkendara off-road, fungsi peredam kejut depan juga antara lain mengontrol kestabilan kendaraan saat berbelok dan meningkatkan handling.
Peredam kejut belakang: Peredam kejut belakang terutama digunakan untuk mengontrol kestabilan suspensi belakang kendaraan dan meredam benturan dari tanah. Saat berkendara off-road, peredam kejut belakang lebih bertanggung jawab menjaga keseimbangan kendaraan dan meningkatkan traksi.
2. Perbedaan struktural
Peredam kejut depan: Desain peredam kejut depan biasanya perlu lebih memperhatikan stabilitas arah, penanganan, dan penyerapan guncangan. Karena suspensi depan mempunyai gaya yang lebih besar, struktur peredam kejut depan mungkin mengadopsi pengaturan redaman yang lebih keras untuk mengatasi benturan ke depan dan beban kemudi kendaraan.
Peredam kejut belakang: Desain peredam kejut belakang lebih fokus pada beban pegas dan stabilitas longitudinal kendaraan. Untuk mengatasi benturan memanjang yang besar (seperti saat melewati lereng curam atau melintasi rintangan), peredam kejut belakang biasanya harus memiliki kapasitas menahan beban yang lebih tinggi dan mungkin menggunakan pengaturan redaman yang lebih lembut untuk menjaga kenyamanan kendaraan.
3. Penyesuaian redaman
Peredam kejut depan: Peredam kejut depan biasanya memerlukan lebih banyak "peredaman pantulan" untuk memastikan peredam kejut dapat pulih dengan cepat dan menjaga pengendalian kendaraan saat berbelok. Peredam yang terlalu lembut akan menyebabkan bagian depan menjadi kendor dan mempengaruhi presisi kemudi.
Peredam kejut belakang: Peredam kejut belakang memerlukan lebih banyak "peredaman kompresi" untuk membantu kendaraan menyerap gaya yang dihasilkan dengan lebih baik saat menuruni bukit atau saat terjadi benturan keras. Penyetelan peredam kejut belakang seringkali lebih mengutamakan kestabilan dan kenyamanan, terutama saat dibawa atau ditarik.
4. Panjang guratan
Peredam kejut depan: Langkah peredam kejut depan biasanya lebih pendek karena langkah kompresi suspensi depan kendaraan terbatas, dan ini terutama bertanggung jawab untuk mengendalikan pergerakan vertikal dan stabilitas kemudi gandar depan.
Peredam kejut belakang: Peredam kejut belakang cenderung memiliki travel yang lebih panjang, terutama saat membawa beban berat atau melintasi rintangan besar, suspensi belakang memerlukan rentang gerak vertikal yang lebih besar untuk meredam benturan.
5. Lokasi pemasangan dan metode koneksi
Peredam kejut depan: Peredam kejut depan umumnya terhubung langsung dengan sistem kemudi dan sistem suspensi depan. Karena harus menahan gaya kemudi yang lebih besar, metode pemasangannya mungkin lebih aman dan akan ada struktur pendukung tambahan untuk menjaga stabilitas.
Peredam kejut belakang: Peredam kejut belakang lebih terhubung dengan sistem suspensi belakang dan rangka. Mereka sering menggunakan batang yang lebih panjang dan struktur sambungan yang lebih kompleks, terutama di lingkungan dengan beban tinggi dan benturan tinggi.